Monitoring dan Evaluasi Program Kampus Mengajar Sulawesi Barat 2021

Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (L PMP) Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan Monitoring dan Evaluasi Program Kampus Mengajar di Provinsi Sulawesi Barat. terdapat 59 (Lima Puluh Sembilan) Sekolah Sasaran Kampus Mengajar Se- Provinsi Sulawesi Barat. Kegiatan Monitoring dan Evaluasi ini berlansung selama tiga hari pada tanggal 14 s.d. 16 Juni 2021 petugas Monev ini adalah unsur Staf LPMP Provinsi Sulawesi Barat.

Petugas Monev melakukan kunjungan Sekolah Sasaran Kampus Mengajar, bersilaturrahim dengan kepala sekolah dan para guru di sekolah tersebut, memastikan keberadaan dan keterlaksanaan Program Kampus Mengajar yang sudah berjalan kurang lebih tiga bulan ,menggali informasi untuk memastikan adanya kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan oleh mahasiswa di masing-masing sekolah tersebut dengan mengkroscek laporan dan dokumen-dokumen kegiatan mahasiswa yang telah disediakan, melakukan wawancara dengan pihak sekolah dalam hal ini Kepala SDN Lelejae dan SDN Kampung Baru dan beberapa guru yang telah hadir saat itu untuk meminta keterangan keterlaksanaan program kampus mengajar di sekolah masing-masing berdasarkan aktivitas dan laporan mahasiswa selama program kampus mengajar berlangsung dan melakukan wawancara dengan mahasiswa untuk menggali informasi mengenai program kampus mengajar mulai dari pendaftaran sampai renacana penarikan.

Dari hasil Monitoring dan evaluasi ini Mahasiswa Kampus Mengajar melaksanakn tugasnya dengan baik, mahasiswa yang bertugas di sekolah memberikan kontribusi yang baik pada sekolah masing-masing, salah satu tugas utama yang dilakukan adalah melaksanakan tugas Kegiatan Proses Belajar Mengajar (PBM) kepada para peserta didik baik secara luring maupun daring, kemudian peserta kampus mengajar tersebut membantu para guru dalam proses pengadministrasian seperti membuat format penilaian, pengimputan nilai melalui aplikasi dapodik dan membantu pengisian Verval TIK dalam rangka Assesemen Nasional 2021, selain itu, mahasiswa juga membuat media pembelajaran untuk digunakan dan diberikan kepada peserta didik di sekolah tersebut.

Kegiatan monev ini sekolah yang manjadi sasaran kampus mengajar adalah sekolah yang terpencil dengan berbagai permasalahan antara lain jarak tempuh yang jauh, akses yang kurang bagus, jaringan internet tidak ada dan jaringan listrik tidak ada. Namun tidak mengendorkan semangat mahasiswa dalam melakasanakan tugasnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close